Anggrek di Ciwalen Canopy Trail TNGP

Anggrek di Ciwalen Canopy Trail TNGP

TNGP (Taman Nasional Gede Pangrango) menyimpan ragam anggrek yang layak untuk dikunjungi. Bila tidak ingin bersusah payah untuk mendaki, kini ada jalur alternatif untuk melihat ragam anggrek lebih dekat di pucuk pohon. Kita bisa melihatnya dengan melintasi Ciwalen Canopy Trail.

Epipogium Roseum

Epipogium Roseum

TNGP (Taman Nasional Gede Pangrango) menyimpan ragam anggrek yang layak untuk dikunjungi.
Bila tidak ingin bersusah payah untuk mendaki, kini ada jalur alternatif untuk melihat ragam anggrek lebih dekat di pucuk pohon. Kita bisa melihatnya dengan melintasi Ciwalen Canopy Trail, jembatan gantung setinggi 30 – 40m dengan lebar 60cm, sepanjang 120m yang membentang dari satu pohon ke pohon lain. Lintasan pengamatan burung dan pengenalan hutan yang diresmikan oleh Menteri Kehutanan pada tanggal 23 Mei 2011 silam.

Awal Desember, kami (Frankie Handoyo, Andi Widjaja, Inca Juanita, Dian Rahardjo, Fenny dan saya) mencoba jalur alternatif tersebut. Rutenya, masuk melalui pintu masuk TNGP kemudian berjalan sekitar 1,5 km. Sebaiknya pengunjung lapor terlebih dahulu di pos penjaga, karena canopy trail dikunci. Setelah lapor, ada satu penjaga yang akan menemani kita.

Sebenarnya, bukan waktu yang tepat berkunjung di saat musim hujan. Perjalanan awalnya mulus, masuk hutan dengan udara segar dan beragam tanaman begonia bisa kita lihat di jalur ini. Yang menggembirakan bagi saya khususnya, kami menemukan Epipogium roseum tumbuh di tanah di ketinggian 1400m dpl.

Anggrek saprofit ini sedang mekar dengan tinggi spike (tangkai bunga) sekitar 50 cm. Anggrek saprofit berwarna putih, tidak punya klorofil, dan makan dari sisa tetumbuhan sebagaimana jamur.

Ciwalen Canopy Trail
Satu jam berjalan (santai dan sering berhenti memotret), kami sampai di canopy trail. Jembatan gantung ini muat 5- 10 orang. Dari atas jembatan, kami bisa melihat beberapa anggrek yang menempel di pepohonan. Tidak begitu jelas, karena belum berbunga dan hujan turun. Yang nampak jelas Liparis compressa dengan bunga warna oranye. Perjalanan kami lanjutkan hingga ujung track yaitu air terjun. Di sini, pemandangan lumayan bagus bila Anda suka view air terjun.

source:http://pai.or.id; picture:http://botanyboy.org

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s